Posts

Apa itu Linux?



Bayangkan komputer atau handphone kalian itu seperti rumah. Rumah ini butuh pengurus atau manajer supaya semua isinya bisa berfungsi dengan baik. Nah, Linux itu adalah Sistem Operasi (sering disingkat OS), yaitu program besar yang tugasnya jadi manajer di komputer kalian.

Sistem Operasi ini yang memungkinkan kalian sebagai pengguna (manusia) dan program-program lain bisa menjalankan komputer sesuai kemauan kalian. Misalnya, kalau kalian mau ngetik dokumen, program pengetikan itu butuh Sistem Operasi (seperti Linux atau Windows) supaya dia bisa jalan di komputer.

Linux itu fenomenal dan mengagumkan. Kenapa? Karena saat ini, hampir semua perangkat dan infrastruktur teknologi informasi dijalankan menggunakan Linux sebagai basisnya. Mulai dari web site, layanan email, video conference, sampai smartphone (si robot hijau itu, lho!) semuanya melibatkan Linux.

Karakteristik Utama Linux

Ada beberapa hal mendasar yang membedakan Linux dengan sistem operasi lain (misalnya Windows yang dibuat oleh satu perusahaan saja):

1. Open Source dan Gratis

Linux ini sifatnya Open Source. Artinya, dia dirilis di bawah lisensi khusus, yaitu General Public Licence v2 (GPLv2).

  • Gratis (Free): Kalian bisa mendapatkan Linux tanpa biaya.
  • Kode Sumber Terbuka: Kalian bisa mendapatkan source codenya (baris-baris pemrograman intinya) secara lengkap. Ini ibarat resep masakan yang semua orang boleh lihat, gandakan, edarkan, bahkan ubah isinya, selama mengikuti aturan lisensi GPL.
  • Pengembangan Bersama: Karena kode sumbernya terbuka, ribuan programmer dari berbagai perusahaan bisa bekerja sama untuk mengembangkan dan memperbaiki Linux secara cepat. Ini membuat Linux berkembang sangat pesat.

2. UNIX-Like

Linux adalah sistem operasi yang mirip dengan UNIX. UNIX ini adalah sistem operasi pendahulu yang sudah ada sejak tahun 1969. Pencipta Linux, Linus Torvalds, bahkan sempat bilang kalau sistem operasi pendahulu itu sudah berkembang dengan baik, mungkin dia tidak akan pernah membuat Linux.

3. Filosofi "Everything is File"

Di sistem Linux, ada semboyan penting: "On a UNIX system, everything is a file; if something is not a file, it is a process.".

  • Ini berarti apa pun di dalam sistem Linux akan dianggap sebagai file.
  • Bukan cuma dokumen atau gambar, tapi folder (direktori), program, layanan, perangkat keras (seperti hard disk dan kartu jaringan), semuanya dianggap sebagai file.
  • Misalnya, hard disk di Linux diwakili oleh file seperti /dev/sda atau /dev/sdb.

4. Fitur-Fitur Dasar Penting

Linux punya banyak keunggulan dasar yang membuatnya sangat andal di dunia server dan jaringan:

  • Multi-User: Linux bisa digunakan oleh beberapa pengguna (user) sekaligus dalam waktu yang sama, menggunakan sumber daya sistem yang sama.
  • Multiprogramming: Linux bisa menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan.
  • Portable: Kernel (inti sistemnya) dan program-program pendukung Linux bisa di-install di berbagai jenis platform hardware.
  • Security: Linux memiliki fitur keamanan yang lengkap, seperti penggunaan password, kontrol akses terhadap file (permission), hingga enkripsi file.
  • Shell: Linux menyediakan Shell (perantara) yang menerjemahkan perintah kita (biasanya dalam bentuk teks) kepada kernel sistem operasi.

Komponen Utama Linux

Sistem Linux, layaknya sebuah sistem operasi, terdiri dari bagian-bagian utama yang membuatnya bisa berfungsi:

  1. Kernel: Ini adalah bagian inti (core) dari sistem operasi Linux. Kernel bertanggung jawab langsung dengan perangkat keras (hardware) komputer. Tugas utamanya adalah menggerakkan hard disk, menulis file, dan tugas-tugas dasar lainnya. Kernel Linux terdiri dari modul-modul yang bisa dibongkar pasang, sehingga mudah beradaptasi dengan berbagai perangkat.
  2. System Library: Ini adalah sekumpulan file yang bertugas memicu (trigger) kernel untuk melakukan pekerjaannya, karena kernel sendiri tidak bisa berbuat banyak.
  3. Shell: Ini adalah antarmuka (interface) antara kita (pengguna) dengan Kernel. Shell menerima perintah yang kita ketik (biasanya dalam bentuk teks) dan meneruskannya ke kernel. Shell paling populer yang digunakan hampir semua distro Linux saat ini adalah BASH (Bourne Again SHell).
  4. Utilities: Ini adalah lapisan yang berisi program-program yang bisa kita gunakan saat menjalankan sistem operasi. Tanpa Utilities (seperti perintah-perintah dasar atau aplikasi), kita akan kesulitan menggunakan sistem, meskipun sudah ada kernel dan library.

Post a Comment